[Object]
Home » » Pembayaran Bpjs Kesehatan Dan Tarif Iuran

Pembayaran Bpjs Kesehatan Dan Tarif Iuran

Sebagaimana telah kita ketahui bersama bahwa biaya untuk berobat dan rawat inap saat ini semakin mahal. Semua orang pasti tidak mengharapkan terkena sakit, menjalani rawat inap apalagi berhubungan dengan penyakit yang harus ditangani melalui operasi di rumah sakit.

Tentu peristiwa ini sangat membutuhkan persiapan biaya yang sangat besar, bahkan masih banyak di kalangan kita sampai berhutang atau menjual aset karena berhubungan dengan biaya pengobatan yang sangat tinggi.


Oleh karena itu sejak dini Anda sebaiknya harus mempersiapkan jaminan kesehatan terutama terhadap keluarga tercinta sebagai bentuk investasi, hal ini untuk menghindari kemungkinan terburuk yang kapan saja bisa terjadi di kemudian hari.


Iuran BPJS Kesehatan

Pada Tahun 2016 yang lalu terdapat beberapa perubahan kebijakan pemerintah melalui Perpres No 19 Tahun 2016  terkait Jaminan BPJS Kesehatan sebagaimana yang dirangkum kembar.pro antara lain sebagai berikut :

1.      Kenaikan tarif iuran BPJS yang berlaku efektif per April 2016

2.      Perubahan sistem pembayaran bagi peserta BPJS untuk kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) atau Peserta Mandiri (Perorangan) dengan sistem Virtual Account (VA) ;

3.      Batas keterlambatan Pembayaran iuran maksimal 1 bulan (batas waktu pembayaran BPJS terhitung sejak tanggal 10 setiap bulannya), apabila lewat maka status penjaminan dihentikan sementara waktu, dan denda keterlambatan naik menjadi 2,5% (sebelumnya 2%). Jumlah tertunggak maksimum 12 bulan atau paling tinggi maksimal Rp. 30.000.000,-


Sistem Pembayaran Virtual Account (VA) BPJS dan Keuntungannya

Terhitung sejak Tanggal 1 September 2016, Peserta BPJS Kesehatan kategori PBPU dan PB, bisa melakukan pembayaran iuran BPJS Kesehatan untuk seluruh anggota keluarganya yang terdaftar dalam Kartu Keluarga melalui satu kartu virtual account ini secara kolektif.

Transaksi melalui virtual account ini sangat fleksibel, hemat waktu dan biaya, jika melalui transfer bank yang bekerjasama dengan BPJS (Bank Mandiri, BNI, BRI, & BTN) tidak akan dikenakan biaya administrasi.

Apabila pembayaran Anda lakukan di tempat lainnya yang telah bekerjasama dengan BPJS seperti Indomaret, Alfamart, Kantor Pos & JNE, atau Pegadaian, akan sangat menghemat biaya karena jika sebelumnya Anda membayar biaya transaksi per masing-masing peserta anggota keluarga, namun dengan virtual account pembayaran bisa Anda lakukan secara kolektif dan hanya satu kali transaksi saja (Rp. 2.500,- per transaksi). Atau saat ini yang lebis praktis Anda bisa melakukan pembayaran BPJS secara online melalui situs tokopedia.com. 

Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Anda bisa mengakses BPJS Kesehatan melalui smarthone dan bisa mengunduhnya via Aplikasi BPJS Kesehatan melalui google play. Aplikasi ini memudahkan Anda untuk mengecek tagihan, informasi mengenai BPJS, melakukan pendaftaran, dan login ke Aplikasi BPJS Kesehatan.



Cara Daftar BPJS Kesehatan Online

Bagaimana cara daftar BPJS Online? Caranya sangat mudah dan simpel, Anda bisa mengunjungi website www bpjs kesehatan go id melalui menu login BPJS, berikut tutorial lengkap bagaimana cara daftar BPJS Kesehatan Online.


Tarif Iuran BPJS Kesehatan

Sesuai dengan perubahan Perpres tersebut diatas, terdapat perubahan kenaikan iuran BPJS Kesehatan khususnya untuk kategori PBPU dan PB untuk iuran bulanan kelas 1 dan 2,  sedangkan untuk kelas 3 iurannya tidak mengalami perubahan.

Untuk kategori lainnya yaitu peserta penerima upah, dan Penerima Bantuan Jaminan Kesehatan besaran iurannya tidak mengalami kenaikan masih tetap seperti Perpres sebelumnya No: 111 tahun 2013 tentang jaminan kesehatan, berikut besaran Iuran kategori Penerima Upah dan Penerima Bantuan Jaminan Kesehatan.


Besaran kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk kategori PBPU dan PB adalah sebagai berikut :

1.      Iuran BPJS Kelas 1 : Rp. 80.000,- naik Rp. 20.500,- dari tarif iuran sebelumnya sebesar Rp. 59.500,- Peserta mendapatkan fasilitas kesehatan rawat inap setara kelas 1 dengan jumlah pasien per kamar 2-4 orang.


2.      Iuran BPJS Kelas 2 : Rp. 51.000,- naik Rp. 8.500,- dari tarif iuran sebelumnya sebesar Rp. 42.500,- Peserta mendapatkan fasilitas kesehatan rawat inap setara kelas 2 dengan jumlah pasien per kamar 3-5 orang.


3.      Iuran BPJS Kelas 3 : Rp. 25.500,- tarif iurannya tetap, tidak berubah dari tarif iuran sebelumnya. Peserta mendapatkan fasilitas kesehatan rawat inap setara kelas 3 dengan jumlah pasien per kamar 4-6 orang.



Apabila saat mengalami rawat inap peserta BPJS tidak cocok dengan ruangan yang telah disediakan, peserta bisa memilih kelas lainnya yang lebih tinggi atau sesuai dengan keinginan, namun selisih biaya yang timbul ditanggung 100% oleh peserta BPJS bersangkutan.

Diharapkan dengan adanya kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan ini, pelayanan kesehatan kepada peserta BPJS akan semakin meningkat, terutama kepada rumah sakit dan klinik yang telah ditunjuk dan bekerjasama dengan BPJS agar lebih cekatan dan sigap dalam menangani pasien peserta BPJS Kesehatan yang selama ini sering dikeluhkan oleh sebagian masyarakat karena prosedur pelayanan yang sangat lambat dan kurang memuaskan.

Harapan lainnya semoga pihak BPJS Kesehatan lebih banyak menambah jumlah kerjasama dengan pihak rumah sakit yang lebih memadai baik dari sisi fasilitas kesehatan, peralatan dan tenaga medis.










sumber :

Thanks for reading & sharing Sihaloho Sidapitu

0 komentar:

Post a Comment