[Object]
Home » » Legenda Siboru Namotung Manang Sibontar Mudar

Legenda Siboru Namotung Manang Sibontar Mudar

Raja Simamora memiilki 3 putra yaitu :
     Purba
     Manalu
     Debataraja

Debataraja memiliki 3 orang putra dan 1 orang putri yaitu :
              1. Sampe tua
              2. Babiat Nainggol
              3. Marbulang
              @ Siboru Namotung /Sibottar Mudar (putri)

Mereka tinggal di Samosir, namun karena kemiskinnya mereka pergi ke Bakkara, disana Siboru Namotung bertemu dan disukai oleh Hamang (sejenis begu) tanpa wujud dan hanya pada malam hari kelihatan. Lalu Hamang pun melamarnya dan minta izin kepada ketiga saudaranya itu, ternyata mereka setuju untuk menikahkan asalkan Hamang bersedia membuat pesta besar untuk pernikahan itu. Maka dibuatlah pesta yang sangat besar, namun memang terasa ada keanehan, karena sebagian orang yang datang tidak dapat melihat si Hamang di pesta itu yaitu suami daripada si Boru namotung.

Setelah sekian lama ada seorang Raja Barus bermarga Pasaribu hendak mencarikan seorang menantu untuk anaknya, maka sang rajapun menerbangkan sebuah layang-layang dan bersabda "barang siapa yang menemukan layang-layang itu bila perempuan akan kujadikan menantu dan bila lelaki akan kujadikan anak". Setelah layang-layang diterbangkan maka sang rajapun menyuruh bawahannya untuk mencari siapa orang yang menemukannya.
Dan ternyata layang-layang itu secara tidak sengaja ditemukan oleh Siboru Namotung. Maka sesuai dengan janji dan sabda Raja Barus itu, iapun berencana untuk menikahkan anaknya dengan siboru namotung tersebut dan berangkatlah raja tersebut ke Bakkara untuk menjumpai keluarganya untuk melamarnya dan menjadikannya menantu.

Setelah Raja Barus (Pasaribu) bertemu dengan ketiga saudara Siboru Namotung, iapun menyampaikan niatnya itu, namun tidak seperti yang diharapkannya dan raja barus pun kaget,ternyata Siboru namotung itu sudah menikah. Tetapi walaupun begitu raja barus tetap melanjutkan niatnya.
Pada saat pembicaraan itu Si Marbulang tidak setuju atau merasa keberatan kalau saudarinya itu dinikahkan lagi karena ia tahu saudarinya (itonya) itu sudah menikah dengan Hamang, Sedangkan Sampe tua merasa tidak ada guna bersaudara dengan makhluk yang tidak kelihatan yang tidak jelas wujud dan rimbanya sedangkan Babiat Nainggol masih merasa ragu akan pilihannya.
Pada akhirnya Raja Barus pun memaksakan untuk melamarnya dan siboru namotung pun dibawa ke Barus untuk dinikahkan dengan anaknya.

Mendengar kabar itu,si Hamang pun marah dan pergi mengejar Raja Pasaribu itu untuk mengambil kembali istrinya. Mereka pun bertemu pada saat hendak menyeberangi sungai dan di sungai itu mereka bertengkar memperebutkan siboru namotung ( boru simamora) itu. Mereka saling unjuk kemampuan dan adu ilmu, maka sang Hamang pun mengeluarkan kemampuannya dan berkata ' kalau bisa kau angkat istriku itu dari air ini,silahkan bawa tetapi kalau tidak bisa silahkan tinggalkan tempat ini ' Raja Barus mencoba untuk menariknya namun ternyata siboru simamora tidak bisa lagi digerakkan sama sekali, tanpa panjang pikir Raja Barus itu mengeluarkan pedangnya dan memenggal kepala siboru namotung hingga putus konon katanya darah yang keluar dari leher siboru simamora itu berwarna putih itu sebabnya ia digelari Siboru Namotung atau Sibottar Mudar, dan ia pun membawa kepala tersebut kembali ke kampungnya di Barus.

Melihat kejadian itu Hamangpun merasa kecewa dan sedih setelah melihat istrinya telah meninggal dibuat Raja Barus tersebut dan membiarkan sisa potongan tubuhnya terhanyut di sungai itu. Hamang dengan amarahnya menjumpai ketiga saudara boru simamora itu dan mengutuknya bahwa ketiga saudara itu akan susah punya keturunan sesuai dengan tingkat kesalahan yang mereka perbuat kepada Hamang.

Setelah Raja Pasaribu sampai di kampungnya, ia pun menyuruh anak buahnya untuk mencari sisa potongan tubuh boru simamora itu ke sungai itu. dan ternyata mereka menemukannya yang masih terhanyut di sungai dan membawakannya kembali ke raja tersebut. Potongan tubuh boru simamora itu yang sudah berhari-hari mati disatukannya kembali dan disemayamkan dalam sebuah ruangan khusus. Menurut ceritanya tubuh boru simamora itu dapat bersatu dan kembali hidup. Itulah sebabnya ada sebahagian marga pasaribu (marga pasaribu yang dari Barus) memanggil Tulang kepada marga Simamora Debataraja.





sumber :

Thanks for reading & sharing Sihaloho Sidapitu

0 komentar:

Post a Comment